The Analysis Crisis Of Legitimation And Sustainable Development Of PT Pelindo Bengkulu Due To Land Conflict With Communities

Analisa Krisis Legitimasi dan Pembangunan Berkelanjutan PT Pelindo Bengkulu akibat Konflik Lahan dengan Masyarakat

Authors

  • Deasy Emalia Universitas Indonesia

DOI:

10.33395/owner.v7i2.1399

Keywords:

konflik lahan, krisis legitimasi, pembangunan berkelanjutan, strategi legitimasi, teori legitimasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis krisis legitimasi dan pembangunan berkelanjutan PT Pelindo Bengkulu akibat terjadinya konflik lahan dengan masyarakat, dengan menggunakan teori legitimasi sebagai landasan dalam membantu menganalisis dengan memberikan makna terhadap data temuan dari hasil penelitian tentang pengaruh konflik lahan terhadap legitimasi dan pembangunan berkelanjutan perusahaan. Penelitian ini menggunakan strategi penelitian studi kasus dan pendekatan penelitian kualitatif, dengan menggunakan single unit analysis yaitu PT Pelindo Bengkulu. Metode penelitian yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk membantu menggambarkan dan menjelaskan hasil temuan dari data penelitian melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara yang kemudian akan dilakukan analisis dengan menggunakan metode analisis konten, tematik, dan constant comparative. Penelitian ini mengungkapkan pengaruh konflik lahan terhadap legitimasi dan pembangunan berkelanjutan perusahaan. Penelitian ini berhasil mengungkapkan repairing legitimacy sebagai bentuk krisis legitimasi perusahaan, dan menemukan strategi yang diadopsi perusahaan berdasarkan teori legitimasi, yaitu strategi umum “avoid overreaction/don’t panic” dan strategi legitimasi pragmatis yaitu strategi “deny”, “create monitors”. Penelitian ini berbeda dari penelitian sebelumnya karena penelitian ini dilakukan untuk melihat dari perspektif internal perusahaan dengan menggunakan data primer dan sekunder untuk mengatasi keterbatasan penelitian sebelumnya yang berasal dari media pengungkapan online seperti website perusahaan dan berita online serta melakukan observasi, dokumentasi dan wawancara langsung dengan perusahaan.

Downloads

Download data is not yet available.

        Plum-X Analityc

References

Bengkuluekspress.com. (2017). Pulau Baai Menjadi Pelabuhan Internasional. Diakses pada 23 Februari 2022, situs web: https://bengkuluekspress.rakyatbengkulu.com/pulau-baai-jadi-pelabuhan-internasional/

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Menggunakan Analisis Tematik Dalam Psikologi. Penelitian Kualitatif Dalam Psikologi, 3(2), 77-101

Brinkerhoff, DW (2005). Legitimasi organisasi, pengembangan kapasitas dan kapasitas. Pusat Manajemen Kebijakan Pembangunan Eropa. Diambil dari www.ecdpm.org.

Eugénio, TP, Lourenço, IC, & Morais, AI (2013). Strategi Keberlanjutan Perusahaan TimorL: Memperluas Penerapan Teori Legitimasi. Manajemen Kualitas Lingkungan: Jurnal Internasional, 24(5), 570–582.

Farida, F., & Shauki, ER (2022). Persiapan dan Tantangan Penerapan PSAK 55: Studi Kasus BPR. Jurnal Dinamika Akuntansi, 14(1), 17–28.

Freeman, J., Carroll, GR, & Hannan, MT (1983). Kewajiban Kebaruan: Ketergantungan Usia pada Tingkat Kematian Organisasi. Di Sumber (Vol. 48). Tinjauan Sosiologis Amerika.

Gray, R., Kouhy, R., & Lavers, S. (1995). Tema metodologi Membangun database penelitian pelaporan sosial dan lingkungan oleh perusahaan Inggris. Jurnal Akuntansi, Audit & Akuntabilitas, Vol 8 No 2, hlm. 47-77

O'Donovan, G. (2002). Pengungkapan Lingkungan Dalam Laporan Tahunan: Memperluas Penerapan Dan Kekuatan Prediktif Teori Legitimasi. Jurnal Akuntansi, Audit & Akuntabilitas, Vol. 15, hal. 344–371.

O'Dwyer, B., Owen, D., & Unerman, J. (2011). Mencari legitimasi untuk bentuk penjaminan baru: Kasus penjaminan pelaporan keberlanjutan. Akuntansi, Organisasi dan Masyarakat, 36(1), 31–52. https://doi.org/10.1016/j.aos.2011.01.002

Rri.co.id. (2019). Wujudkan KEK Pulau Baai, Pelindo II Lepas Hak Atas Tanah. Diakses pada 24 Februari 2022, dari website rri.co.id: https://rri.co.id/bengkulu/area/641639/Manifesto-Kek-Pulau-baai-pelindo-ii-doing-pereleasean-hak-atas- tanah .

Suchman, MC (1995). Mengelola Legitimasi: Pendekatan Strategis Dan Kelembagaan. Dalam Tinjauan Manajemen (Vol. 20).

Shauki, RE (2022). Analisis Kualitatif Dan Metode Campuran. Selebaran. Program Magister Akuntansi. Pascasarjana, Universitas Indonesia.

Zairin, G., & Shauki, ER (2018). Voluntary Disclosure PT Semen Indonesia Tbk: Krisis Legitimasi Pembangunan Pabrik Rembang. Tinjauan Manajemen dan Bisnis AFEBI.

Published

2023-01-17

How to Cite

Emalia, D. . (2023). The Analysis Crisis Of Legitimation And Sustainable Development Of PT Pelindo Bengkulu Due To Land Conflict With Communities: Analisa Krisis Legitimasi dan Pembangunan Berkelanjutan PT Pelindo Bengkulu akibat Konflik Lahan dengan Masyarakat. Owner : Riset Dan Jurnal Akuntansi, 7(2). https://doi.org/10.33395/owner.v7i2.1399