PEMAHAMAN PENGGEMAR KOREAN POP ATAS BEA MASUK PEMBELIAN MERCHANDISE

Authors

  • Diana Frederica Krida Wacana Christian University
  • Immanuela Alexandra Johanna Rachel Pongoh
  • Deni Iskandar Krida Wacana Christian University

DOI:

10.33395/owner.v7i2.1434

Keywords:

Bea Masuk; Impor; PMK No 199/PMK.010/2019; PPN; Seventeen.

Abstract

Kebijakan peraturan terbaru terkait dengan kegiatan impor, merupakan solusi pemerintah meningkatkan kesejahteraan pegusaha dalam negeri. Maka dengan ditetapkannya peraturan baru yaitu PMK No 199/PMK.010/2019 diharapkan dapat menekan angka kegiatan impor barang sehingga masyarakat dapat memilih untuk membeli produk dalam negeri.  Dalam penerapan PMK No 199/PMK.010/2019 timbul pro dan kontra dikalangan masyarakat, tak terkecuali penggemar Korean POP (Carat). Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahi pemahaman penggemar Korean POP (Carat) terkait dengan peraturan, tarif pajak, penghitungan, serta sistem pembayaran bea masuk dalam membeli merchandise. Serta, untuk mengetahui minat penggemar Korean POP (Carat) dalam membeli merchandise setelah ditetapkannya peraturan baru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi penelitian adalah masyarakat yang pernah membeli merchandise Korea. Metode pengambilan sampel melalui metode convenience sampling yang sesuai dengan kriteria penelitian, yaitu penggemar yang sudah pernah melakukan pembelian merchandise minimum satu kali setelah ditetapkannya PMK 199/PMK.010/2019. Data didapatkan dengan menyebarkan kuesioner dan melakukan wawacara kepada 20 narasumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kenaikan tarif menimbulkan rasa keberatan dikalangan penggemar Korean POP (Carat) dalam membeli merchandise karena ketidakpahaman akan peraturan baru dan merchandise official hanya diproduksi di Korea Selatan. Namun, kenaikan tarif bea masuk tidak mengurangi minat penggemar Korean POP (Carat) dalam membeli merchandise. Mereka lebih memilih membeli merchandise melalui e-commerce atau melalui jasa titip untuk menghindari pajak.

Downloads

Download data is not yet available.

        Plum-X Analityc

References

Anggraeni, Dian, and Made Irma Lestari. 2021. “Pengaruh Regulasi Ambang Batas USD 3 Melalui E-Commerce Terhadap Minat Beli Produk Impor Di Indonesia.” Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi (JEMA) Universitas Ngudi Waluyo 2(1): 1–12. http://jema.unw.ac.id/index.php/jema/article/view/16 (October 22, 2021).

Aprisma, Fira. 2021. “Mekanisme Perhitungan Dan Pelaporan Pajak Pertambahan Nilai PPN)Pada PT Bambu Serumpun Mandiri.” http://repository.unp.ac.id/id/eprint/30406 (October 22, 2021).

Astina, I Putu Surya, and Putu Ery Setiawan. 2018. “Garuda - Garba Rujukan Digital.”

https://garuda.ristekbrin.go.id/documents/detail/1917679 (October 22, 2021).

Deyanputri, Najla, and Najla Fauziani Deyanputri. 2020. “Pengaruh Kebijakan Penurunan Ambang Batas Pembebasan Bea Masuk Nilai Impor Barang Kiriman (De Minimis) Terhadap Volume Impor Barang Kiriman Indonesia (PMK No 199/PMK.10/2019).” Transparansi?: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi 3(2): 149–59. https://ojs.stiami.ac.id/index.php/transparansi/article/view/1088 (October 22, 2021).

Dwi Indriyani, Putri et al. 2020. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan WPOP Pelaku E-Commerce Di Kota Semarang Pada Platform Online Marketplace Blibli.Com.” Jurnal Moneter 7(1). https://ejournal.bsi.ac.id/ejournal/index.php/moneter113 (October

, 2021).

Hama, Aloisius. 2021. “Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Pengetahuan Peraturan Pajak, Dan Penyuluhan Perpajakan Terhadap Kepatuhan Pembayaran Pajak Transaksi E-Commerce Di Surabaya.” 1. http://journal.ascarya.or.id/index.php/iscs/article/view/87/49 (October

, 2021).

Moleong, Lexy. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif. 36th ed. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Pasal 22 Undang-Undang Pajak Penghasilan.

Patriandari, and Anis Safitri. 2021. “View of Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Pengguna E-Commerce.” 3. https://uia.e- journal.id/Akrual/article/view/1529/847 (October 22, 2021).

Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 199/PMK.010/2019 Tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai, Dan Pajak Atas Impor Barang Kiriman.

Putri, Pramudya Ramadhanti Surya. 2021. “Pajak Pertambahan Nilai Pada Impor Barang Mewah Secara Online.” Universitas Airlangga. https://repository.unair.ac.id/109685/1/2.

Rudy. 2020. “Analisis Perhitungan Dan Penyetoran Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai Dan Pajak Penghasilan 22 Dalam Rangka Impor Melalui Penguasaha Pengurusan Jasa Kepabeanan Studi Kasus Pada Pt Tabitha Express.” Jurnal Mitra Manajemen: 87–106.

Sanusi, Anwar. 2017. Metodologi Penelitian Bisnis. 7th ed. Jakarta: Salemba Empat.

Shasyani, Emyraanisa Ayu. 2021. “Analisis Tingkat Pengetahuan Perpajakan Pelaku Usaha Online Produk Asal Korea Selatan Tentang Pengenaan Tarif Bea Masuk Dan Pajak Barang Impor - Universitas Bakrie Repository.” http://repository.bakrie.ac.id/4926/ (October 22, 2021).

Sukardji, Untung. 2020. “Pajak Pertambahan Nilai & Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPN & PPnBM).” In Modul Pelatihan Pajak Terapan Brevet AB, ed. Ikatan Akuntan Indonesia. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia, 393.

Sumendap, Ireyne Jeane Thalia. 2020. “Pengaruh Perubahan Tarif Pajak Dan Dasar Pengenaan Pajak Atas Pemberlakuan PMK 199/PMK 010/2019 Terhadap Minat Impor Pelaku E-Commerce.” 29. http://hdl.handle.net/123456789/2238 (October 22, 2021).

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 1995 TENTANG KEPABEANAN.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2006. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2007. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2009.

Published

2023-01-17

How to Cite

Frederica, D., Alexandra Johanna Rachel Pongoh, I. ., & Iskandar, D. (2023). PEMAHAMAN PENGGEMAR KOREAN POP ATAS BEA MASUK PEMBELIAN MERCHANDISE. Owner : Riset Dan Jurnal Akuntansi, 7(2). https://doi.org/10.33395/owner.v7i2.1434